Breaking News
Loading...

HARGA UNTUK SEBUAH WAKTU


Detik waktu yang berlalu, detik yang tak pernah kermbali pada mu....
Ampunilah, maafkanlah.....bimbing kami dalam langkah......

Adalah sepenggal lagu bernuansa religi yang pernah dilantunkan oleh seorang penyanyi Rock yang akhirnya menemukan jati diri sebagai seorang penyiar agama melalui nada dan lagu islami yaitu Opick. Fokus pada dua bait lagu tersebut, ada yang begitu menarik dan ingin ditulis dalam suatu pemikiran pribadi
yang mungkin bisa untuk kita pahami dan jadikan bahan diskusi satu hari nanti.

Detik waktu yang berlalu, detik yang tak pernah kermbali pada mu....

Begitu hebat dan kuatnya arti dari sepenggal bait lagu ini, bila kita coba untuk memahami apa yang ada dibalik kalimat sederhana ini. Berputarnya waktu selama ini telah membawa kita pada suatu kondisi yang mengubah kita secara fisik dan naluri. Dari bayi yang hanya bisa menangis, masa kanak-kanak, remaja dan dewasa. Masa ketergantungan dengan orang tua, sampai akhirnya mampu untuk memenuhi kehidupan pribadi dan melanjutkan keturunan.

Sangat sederhana sekali siklus hidup kita sebagai mahluk hidup. Mungkin selama ini yang menjadi tujuan hidup kita adalah bagaimana untuk menata kehidupan yang lebih dan lebih dari sebelumnya, meski kesempurnaan tidak akan mencapai titiknya bila kita sendiri tidak bisa mengendalikan dengan baik. Managemen diri adalah kunci permasalahannya, namun ini menjadi sekedar teori tak kala materi dan prestise jauh mengalahkan segalanya hingga pada akhirnya kekosongan dan kehampaan jiwa menghinggapi setiap saat. 

saat kekosongan jiwa menghampiri terasa jika segala yang dianggap kemewahan menjadi titik balik, pencarian jati diripun mulai mengalami kejenuhan hingga pada akhirnya penyesalan atas sikap dan prilaku yang lupa akan nilai-nilai kerohanian muncul seketika.

Menyesal atas apa yang pernah terjadi dan mengutuk diri sendiri pun kerap terjadi. Tak jarang putus asa menyelinap sebagai akhir dari segalanya meski ada perumpamaan " andai bisa mengulang waktu "

Ampunilah, maafkanlah.....bimbing kami dalam langkah......

Bait lagu ini memberikan satu pencerahan, ada kalanya kesempatan tidak hanya datang satu kali seperti yang selalu menjadi penyemangat hidup kita bahwa " kesempatan hanya satu kali...!!! " . Untuk menjadi lebih baik tentunya ada proses yang membentuk karakter seseorang menjadi lebih dewasa, pada masa inilah pintu maaf akan selalu terbuka apabila kita mampu untuk sadar dari tidur panjang akan fana nya kehidupan dunia.

waktu yang terus berlalu, tanpa bisa  kita hentikan sampai nanti batas waktu yang telah di tetapkan oleh Sang Maha Penguasa Dunia dan Alam Nya, pencipta langit, bumi beserta isinya mengakiri setiap benda yang bernyawa. Karena keterbatasan serta betapa lemahnya jiwa yang kosong ini untuk melanjutkan kehidupan dimasa yang kekal abadi di dimensi berikutnya kita diberi kesempatan untuk memperbaiki diri selagi waktu itu masih tersisa.

Harapan demi harapan akan kata maaf meski pun itu hanya sebuah keyakinan yang tumbuh dari lubuk hati yang paling dalam, bahwa kita percaya akan adanya Zat yang begitu Agung meski tak akan ada fakta apapun yang dapat membuktikan seperti apa wujud nyata Nya. Hanya yakin, yakin dan kekuatan hati yang di sebut IMAN bahwa kita adalah hamba Nya yang begitu bergelimang noda, serta berharap akan di bersihkan sedikit demi sedikit.

Ini adalah sepenggal bait lagu, yang menghentak jiwa, disadari bahwa apa yang terdeskripsikan dari bait lagu ini adalah ungkapan hati yang sesungguhnya. Semoga ada yang bisa memberikan dorongan dan motivasi supaya pemikiran ini adalah pengalaman pribadi yang ingin di bagi, bahwa sesungguhnya hidup tanpa IMAN, bagaikan kapas yang terbelenggu dalam ruangan hampa udara.


1 komentar:

Copyright © 2013 inspirasi perjalanan hidup All Right Reserved - Shared by WpCoderX